Kategori: Uncategorized

  • GoTo Luncurkan Platform Bursa Kerja Mitra Gojek

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: “GOTO”/ “Perusahaan”) meluncurkan inisiatif terbaru, platform “Bursa Kerja Mitra Gojek” yang dirancang khusus untuk membantu mitra driver dan anggota keluarganya yang memiliki ijazah Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1) dalam mengembangkan karir profesional.

    Platform ini menyediakan akses ke bursa kerja khusus yang menghubungkan mitra maupun anggota keluarganya dengan peluang karir di perusahaan pemberi kerja, GoTo akan memfasilitasi dan bekerja sama dengan berbagai korporasi, perusahaan rekanan, maupun perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan GoTo agar dapat mengakses platform ini untuk mencari tenaga kerja.

    Melalui platform ini, GoTo membantu dan memfasilitasi mitra driver ataupun anggota keluarga mereka untuk dapat mendaftarkan diri ke dalam bank data kandidat khusus bagi mitra Gojek.

    Program ini terbuka untuk semua mitra Gojek roda dua dan roda empat. Istimewanya lagi, platform Bursa Kerja Mitra Gojek juga memberikan dukungan pendampingan dan pembuatan CV serta program pengembangan karir lainnya.

    “Peluncuran platform Bursa Kerja Mitra Gojek adalah bagian dari keberlanjutan komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan mitra. Kami percaya bahwa mitra maupun anggota keluarga mereka memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan taraf hidup mereka. Kami membuat program ini setelah melihat kebutuhan dari mitra-mitra kami, seperti mitra paruh waktu yang mencari peluang tambahan penghasilan selagi menamatkan studinya atau menjalankan pekerjaan lainnya,” ujar Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo dalam keterangannya, Kamis, 18 Desember 2025.

    Catherine lebih jauh menjabarkan banyak mitra GoTo yang berhasil menyekolahkan putra-putri mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, di mana hal tersebut menjadi inspirasi bagi keluarga mereka, sehingga program ini dapat menjadi dukungan akses mereka ke dunia kerja.

    “Kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan hidup mitra-mitra kami. Harapannya, kami mampu menjembatani para mitra ataupun anggota keluarga akses awal yang lebih kuat ke pasar kerja formal.” ucapnya.

    Sebagai langkah awal, GoTo akan memulai proses registrasi dan pengumpulan data mitra dan anggota keluarganya di bulan Januari 2026. Melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan, GoTo berharap platform Bursa Kerja Mitra Gojek dapat menjadi jembatan menuju kesempatan kerja yang lebih luas bagi mitra dan keluarganya.

    Pada tahapan berikutnya, GoTo akan terus mengevaluasi potensi perkembangan program ini untuk menjangkau lebih banyak lagi penerima manfaat, termasuk mitra dan anggota keluarga dengan ijazah Diploma 1 (D1) atau Diploma 2 (D2).

    Dalam program ini, GoTo menggandeng Jobseeker Company, sebuah platform rekrutmen dan pengembangan HR profesional.  

  • Universitas Trisakti Kirim Tim Medis dan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

    Universitas Trisakti (Usakti) mengirimkan Tim Satgas Bencana ke Aceh untuk memberikan layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan longsor. Tim berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) dalam upaya penanganan dampak bencana.

    Tim Usakti untuk Sumatra diberangkatkan pada 12 Desember 2025 dan akan bertugas hingga 16 Desember 2025. Bantuan yang diberikan berupa obat-obatan, layanan pengobatan, kegiatan psikososial, penyuluhan kesehatan, dan bantuan logistik.

    Ketua Tim Satgas Bencana Usakti dr. Dwi Agustawan Nugroho, Sp.THT-KL bersama Wakil Ketua Tim dr. Nany Hairunisa, MCHSc memimpin tim yang terdiri dari presiden dan wakil presiden mahasiswa MM Usakti, mahasiswa Tim Bantuan Medis Trisakti (TBMT), BEM Fakultas Kedokteran, dan pecinta alam Aranyacala Universitas Trisakti.

    Sesampainya di Aceh, tim disambut oleh Dekan USK Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT dan jajaran. Tim kemudian mendistribusikan bantuan ke 12 titik terdampak bencana, di antaranya Gampong Tanjung Ulim, Gampong Grong Grong Capa, Pesantren Bustanul Aitam, pengungsian Lhok Sandeng di Sarah Mane, dan beberapa dusun di wilayah Babah Krueng.

    Wakil Dekan III FK Usakti dr. Donna menyatakan kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam merespons bencana.

    “Kolaborasi antara Usakti dan USK ini diharapkan dapat menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan organisasi kemahasiswaan dalam merespons bencana secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi situasi krisis kemanusiaan,” kata dr. Donna.

    Dekan FK Usakti dr. Yenny menegaskan komitmen institusinya untuk berkontribusi dalam situasi bencana.

    “Kami dari FK Usakti siap berkontribusi dalam setiap keadaan yang diperlukan,” ujar dr. Yenny.

    Wakil Rektor III Usakti sebagai penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa di awal bencana saat komunikasi seluler terganggu, Usakti segera mengirimkan jaringan satelit Telkomsat. Ia juga menyampaikan bahwa donasi yang dibuka hanya diperuntukkan bagi keperluan bantuan bencana, sementara seluruh kebutuhan Tim Satgas ditanggung sepenuhnya oleh Universitas Trisakti.

  • GoTo dan YGMP Salurkan Bantuan Bagi Mitra di Aceh, Sumut dan Sumbar

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), dan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) menyalurkan bantuan bagi mitra pengemudi yang terdampak banjir di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

    Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian GoTo dan YGMP terhadap Mitra Pengemudi yang merupakan pilar penting dalam ekosistem GoTo. Meski bencana menyebabkan berbagai aktivitas terhenti, semangat untuk saling jaga dalam ekosistem GoTo tidak ikut terhenti. 

    “Situasi ini tentu menjadi tantangan berat bagi kita semua, terutama bagi Mitra Pengemudi di wilayah terdampak. Namun, GoTo dan YGMP hadir untuk terus memberikan dukungan penuh bagi para Mitra di dalam masa pemulihan ini” ujar Amelia Sutanto selaku Ketua Yayasan GoTo Merah Putih.

    Sebagai bentuk nyata dari semangat saling jaga, GoTo dan YGMP terus memantau kondisi di lapangan dan siaga untuk membantu masyarakat dan juga Mitra Pengemudi yang terdampak hingga masa tanggap darurat dicabut oleh pemerintah.

    Beberapa bantuan yang disalurkan oleh GoTo dan YGMP dalam bentuk dukungan Gopay dan voucher sembako bagi mitra pengemudi, yang bisa ditukarkan di gerai-gerai Alfamart, untuk memastikan kebutuhan dasar pangan mitra pengemudi tetap terpenuhi. 

    Penggalangan donasi yang diinisiasi langsung oleh karyawan GoTo Group yang akan disalurkan kepada Mitra Pengemudi.

    Dukungan-dukungan ini disalurkan dengan penuh kepedulian, mengutamakan kecepatan sekaligus ketepatan agar benar-benar sampai kepada Mitra Pengemudi yang membutuhkan.

    “Mitra Pengemudi senantiasa menjadi jantung bagi ekosistem GoTo. Kami berharap bantuan melalui Yayasan GoTo Merah Putih dapat membantu Mitra untuk kembali bangkit. Kami percaya bahwa semangat kebersamaan akan membawa kita semua menuju hari yang lebih baik” tutup Amelia.

  • Gantikan Patrick Walujo, Hans Patuwo Jadi CEO Baru GoTo

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan Hans Patuwo dinominasikan menjadi Chief Executive Officer (CEO) menggantikan Patrick Walujo yang mengundurkan diri. 

    Hans Patuwo yang saat ini menjabat Direktur, Chief Operating Officer (COO), dan President On Demand Service (Gojek) dinominasikan untuk menjadi CEO pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 17 Desember mendatang. 

    Kiprah Hans dinilai berperan strategis dalam pengembangan dan ekspansi GoTo Financial (GTF) hingga menjadi salah satu platform fintech paling dikenal di Indonesia.

    Manajemen GoTo menyatakan nominasi dan transisi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memastikan stabilitas, kesinambungan strategi, dan penguatan eksekusi operasional seiring GoTo memasuki fase pertumbuhan berikutnya menuju profitabilitas berkelanjutan. 

    Suksesi ini akan dilakukan setelah Patrick Sugito Walujo mengundurkan diri usai menjabat CEO dan Direktur Utama GoTo sejak tahun 2023. Patrick menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar GoTo atas dedikasi luar biasa selama dua setengah tahun ini.

    “Kerja keras seluruh tim telah menjadi kunci dalam membawa GoTo pada posisi yang lebih baik. Saya juga ingin memberikan selamat kepada Hans, yang telah memegang peran penting dalam perjalanan GoTo selama hampir satu dekade. Beliau memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai operasional GoTo,” ungkap Patrick dalam keterangan resminya pada Senin, 24 November 2025.

    Dalam kesempatan yang sama, Sebagai informasi, Hans telah memimpin berbagai lini utama perusahaan. Hans bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer yang fokus pada operasional mitra pengemudi dan transportasi.

    Selain pergantian CEO, GoTo juga mengumumkan beberapa perubahan pada manajemen dan komposisi dewan komisaris, di antaranya yakni Ade Mulyana, Direktur Public Affairs dan Komunikasi, mengajukan pengunduran diri untuk fokus pada komitmen keluarga dan aktivitas profesional lain di luar GoTo.

    Komisaris Pablo Malay dan Winato Kartono juga diketahui telah menyerahkan surat pengunduran diri. Perseroan mengungkapkan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono telah dinominasikan untuk mengisi posisi tersebut.

  • Ketua Komisi XII DPR: Hilirisasi MIND ID Tingkatkan Ekonomi Negara

    Ketua Komisi XII DPR: Hilirisasi MIND ID Tingkatkan Ekonomi Negara

    Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai bila program hilirisasi yang dijalankan MIND ID berkontribusi untuk negara, khususnya bagi daerah-daerah pertambangan. Program hilirisasi itu bahkan turut membantu peningkatan ekonomi negara.

    “Saya pikir tentu memberikan kontribusi untuk di daerah, pertama pada daerah-daerah pertambangan, ini membantu peningkatan ekonomi, lapangan pekerjaan, dan mendorong pemerataan pembangunan,” kata Bambang saat dihubungi, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

    Tak hanya itu, Legislator dari Fraksi Golkar ini menyatakan bila MIND ID punya peran sakral dalam mengonsolidasikan semua mineral-mineral yang dimiliki negara dalam mendukung transisi energi dan ketahanan industri nasional.

    “Tentu strategic, seperti yang saya sampaikan tadi pada hal yang di atas bahwa MIND ID dia berperan penting dalam mengonsolidasikan semua mineral-mineral yang kita miliki terkait dengan pengembangan ekosistem batrai EV, ada timah di situ, ada nikel di situ, yang kita tidak punya masalah litium saja,” katanya.

    “Tetapi yang ingin kita kembangkan ini kan adalah teknologi baterai berbasis nikel base, jadi kalaupun diperlukan litium tetapi tidak banyak, jadi dengan demikian investasi-investasi hilirisasi terkait dengan ekosistem batrai ini merupakan keputusan game changer bagi Indonesia di dalam bagaimana memberikan pengembangan ini dan berdampak secara global nantinya,” timpal dia.

    Di siai lain, Bambang berharap MIND ID punya manajemen strategi (strategic management) dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) atas perusahaan-perusahaan pertambangan yang dimiliki negara.

    “Dengan adanya MIND ID tentu dia bisa sebagai holding yang mengoordinir tentang bagaimana pertambangan itu dilakukan untuk menjaga kedaulatan kita, dengan pemanfaatan yang sesuai strategi nasional,” katanya.

    Bambang juga mengapresiasi beberapa program yang dijalankan MIND ID terkait dengan investasi di bidang EV. Bagi dia, bidang pernikelan merupakan hilirisasi yang sesungguhnya.

    “Jadi kita berharap hilirisasi di bidang nikel tidak melulu persoalan smelting, tapi dengan adanya perkembangan EV ini kita berharap Indonesia bisa menjadi pemain utama,” katanya.

    Kendati begitu, Bambang mengamini bila pihaknya juga fokus pada isu ESG (Environmental, Social, and Governance). Komisi XII DPR mendorong agar MIND ID mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan juga tata kelola sehingga menjadi satu kesatuan yang dibahas tidak parsial.

    “Bagaimana pengelolaan dan pemberdayaan daripada pertambangan itu sendiri, ketika ESG terpenuhi, sehingga dia dapat menjawab segala persoalan yang ada dan juga memberikan manfaat ekonomi dan juga tentunya pelibatan masyarakat dirasakan, masyarakat mendapat manfaat daripada keberadaan pertambangan itu,” tegasnya.

  • Eddy Soeparno Ajak Diaspora Dukung Program Prabowo: Juru Bicara Kemajuan Indonesia

    Eddy Soeparno Ajak Diaspora Dukung Program Prabowo: Juru Bicara Kemajuan Indonesia

    Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menjadi nara sumber dalam rangkaian acara Kongres Diaspora Indonesia ke-8 yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Dalam sambutannya, Eddy menyampaikan apresiasi atas peran dan kiprah Diaspora Indonesia dalam memberikan kontribusi untuk bangsa.

    “Data menunjukkan, pada tahun 2022, diaspora Indonesia mengirimkan remitansi yang mencapai hampir USD 9,71 miliar. Uang ini tidak hanya mengalir ke keluarga mereka, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membantu memberdayakan UMKM, dan membuka peluang kerja di daerah asal,” jelasnya.

    Eddy menyampaikan pentingnya meningkatkan potensi Diaspora Indonesia dalam upaya memperkuat ekonomi nasional sekaligus mendukung program-program Presiden Prabowo.

    “Dari sisi remitansi misalnya, Diaspora Indonesia memang tinggi namun jumlahnya masih di bawah India, China dan bahkan Filipina. Namun, masih ada kesempatan untuk terus berupaya optimal meningkatkan pendapatan dengan pengelolaan Diaspora Indonesia yang lebih baik ke depannya,”

    Secara khusus, Doktor Ilmu Politik UI ini mengajak Diaspora menjadi juru bicara untuk program-program Presiden Prabowo dan juga menyampaikan visi Indonesia menjadi negara maju.

    “Seperti misalnya menjadi juru bicara bagi Pembangunan IKN di luar negeri, menepis segala persepsi negatif tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara ini. Bahkan lebih jauh dari itu bisa juga menarik investasi dari luar untuk membangun IKN,” lanjutnya.

    Waketum PAN ini juga mendorong kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan profesional diaspora dengan institusi di Indonesia akan mempercepat transfer teknologi dan inovasi.

    “Program kolaborasi riset antar-universitas, seminar internasional, dan beasiswa bagi peneliti diaspora untuk berkontribusi di Indonesia adalah beberapa inisiatif yang perlu dilakukan,” ungkapnya.

    “Rasanya kita perlu menghadirkan dan melibatkan diaspora dalam diplomasi ekonomi dan budaya.  mempromosikan produk, budaya, serta meningkatkan hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara tempat mereka tinggal,” tutupnya.

  • Lestari Moerdijat: Upaya Perlindungan terhadap Korban TPPO Harus Dikedepankan

    Lestari Moerdijat: Upaya Perlindungan terhadap Korban TPPO Harus Dikedepankan

    Keberpihakan terhadap korban dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kerap melibatkan perempuan harus dikedepankan, sebagai bagian perlindungan negara kepada setiap warganya.

    “Pada kasus-kasus TPPO yang kerap menyasar perempuan seringkali terjadi praktik kriminalisasi terhadap korban. Kondisi ini harus segera diatasi dengan mengedepankan langkah perlindungan bagi korban,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/8).

    Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan 2020–2024 mengungkapkan 267 kasus TPPO  melibatkan perempuan sebagai korban.

    Komnas Perempuan juga menyoroti masih terjadinya praktik kriminalisasi terhadap korban TPPO, antara lain perempuan korban justru dipermasalahkan dokumennya, dideportasi, atau dikriminalisasi akibat situasi eksploitasi yang dialaminya.

    Menurut Lestari, kondisi tersebut harus segera diatasi agar upaya perlindungan menyeluruh bagi setiap warga negara, termasuk perempuan, dapat diwujudkan.

    Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat, respons terkait perkembangan sejumlah modus dan tujuan  TPPO yang terjadi saat ini harus mampu diantisipasi dengan langkah-langkah sistematis.

    Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI menilai, langkah antisipasi tersebut membutuhkan dukungan sejumlah pihak, mengingat modus baru TPPO berkembang dengan cepat memanfaatkan teknologi digital.

    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap negara tidak abai dengan perkembangan kasus-kasus TPPO yang mengancam perempuan, anak, dan kelompok masyarakat marjinal.

    Menurut Rerie, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, menjamin hak-hak dasar setiap warga negara dan memberikan dasar hukum bagi perlindungan HAM.

    Karena itu, tegas dia, negara wajib melindungi setiap warga negara dari berbagai ancaman terhadap hak-hak dasar mereka