Kategori: Headline

  • Komisi III Sampaikan Permohonan Maaf dan Minta Usut Tuntas Meninggalnya Driver Ojol

    Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas secara tragis dalam aksi demonstrasi yang berlangsung kemarin.

    “Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, kepada seluruh rekan pengemudi ojek online di seluruh Indonesia, serta seluruh masyarakat Indonesia” ujar Sari dalam keterangan yang dikutip tonggakhukum.com/, di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

    Sari menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi perhatian serius Kapolri. Sari mendukung agar Kapolri segera melakukan pengusutan secara menyeluruh, transparan, dan profesional, terutama terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam kejadian tersebut.

    “Ini bukan sekadar soal penegakan hukum, tetapi juga soal keadilan bagi almarhum dan keluarganya. Oleh karena itu, saya mendukung Kapolri untuk segera mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

    Selain itu, Sari berharap kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian serius kepada keluarga yang ditinggalkan Alm. orang tuanya, adik-adiknya. Apalagi berdasarkan informasi yang ada, Alm. adalah tulang punggung keluarga.

    Terakhir, Sari mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Sari juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian agar kasus ini dapat ditangani dengan seadil-adilnya. 

  • Puan: Gubernur DKI Harus Berikan KJP-KJMU Keluarga Almarhum Affan Sampai Tuntas

    Puan: Gubernur DKI Harus Berikan KJP-KJMU Keluarga Almarhum Affan Sampai Tuntas

    Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyambangi kediaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dilindas kendaraan taktis (Rantis) Barakuda Brimob. Kedatangan Puan ke rumah korban untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. 

    Dengan berbalut busana hitam, Puan menyusuri gang di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025) siang. Suasana di rumah almarhum masih ramai dengan pelayat baik dari masyarakat umum maupun rekan sesama pengemudi ojol. 



    Dalam kesempatan itu, Puan juga memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan bantuan, karena Affan diketahui merupakan salah satu tulang punggung keluarga. 

    “Saya juga menyampaikan kepada keluarganya, insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya, juga kami akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya,” sebut mantan Menko PMK tersebut.

    Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini pun meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memberikan fasilitas seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada adik korban hingga lulus. 

    “Saya juga minta kepada Gubernur untuk kasih kartu KJP KJMU sampai selesai,” jelas Puan.

    Kehadiran Puan dilakukan tak berselang lama setelah kunjungan Anggota Fraksi PDIP DPR yang juga bertakziah ke rumah Affan. Beberapa yang hadir melayat ke rumah duka di antaranya seperti Wakil Ketua Komisi X DPR My Esti Wijayati, Anggota Komisi DPR Mercy Chriesty Barends dan Once Mekel, Anggota Komisi V DPR RI Adian Napitupulu, Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini, dan Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriani Gantina. 

  • Puan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan: Jangan Kita Terpecah Belah

    Puan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan: Jangan Kita Terpecah Belah

    Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah suasana kebangsaan yang kurang kondusif akhir-akhir ini, baik di Jakarta dan daerah lainnya. Ia mengingatkan agar jangan sampai bangsa Indonesia terpecah belah. 

    Hal itu disampaikan Puan saat bertakziah ke kediaman Almarhum Affan Kurniawan di Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025).  Affan yang merupakan pengemudi ojek online itu meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (Rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh pada Kamis (28/8) malam. 

    Puan pun meminta Kepolisian RI untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan menyelidiki tragedi ini dengan serius. “Dan kami tentu saja akan mengawal ini sampai selesai, dan jangan sampai insiden seperti ini terjadi kembali,” kata Puan.

    Puan juga mengimbau semua pihak baik masyarakat maupun aparat penegak hukum yang bertugas untuk menahan diri dan saling menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa yang berlangsung. 

    “Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa bersama-sama. Jangan kita terpecah belah, jangan kita korbankan bangsa dan negara ini,” sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

    “Kita semua rakyat Indonesia, kita bantu bangsa ini bersama-sama bergotong-royong semuanya saling menahan diri. Mari kita bersihkan Indonesia,” imbuh Puan.

    Kehadiran Puan ke kediaman Almarhum Affan didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI Said Abdullah. Puan juga hadir bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    Saat tiba di rumah almarhum Affan, Puan langsung memeluk ibu korban yang menangis tersedu. Dalam suasana yang masih dibalut kesedihan, Puan secara langsung menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan kedua orang tua dari almarhum Affan Kurniawan. 

    “Assalamualaikum,” ucap Puan sembari memeluk ibu korban. 

    “Sabar ya, yang kuat,” tambah Puan yang kembali memeluk ibu Affan dan menggenggam tangannya. Puan juga menyalami adik korban. 

    Kepada korban, Puan berjanji memberikan bantuan pendidikan bagi adik korban. Ia juga akan memberi bantuan sebuah motor untuk ayah Affan yang juga bekerja sebagai driver ojek. 

  • Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Ucapkan Belasungkawa dan Doakan Korban Ojol yang Tewas saat Demo, Ajak Jaga Persatuan

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Ucapkan Belasungkawa dan Doakan Korban Ojol yang Tewas saat Demo, Ajak Jaga Persatuan

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban jiwa dalam aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025).

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berbelasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada almarhum Affan Kurniawan,” kata Muzani dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).

    Politikus Partai Gerindra ini mendoakan agar amal baik almarhum diterima Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kekhilafannya. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

    Lebih lanjut, Muzani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persaudaraan dan persatuan, terutama di tengah situasi bangsa yang penuh tantangan.

    “Kami percaya bangsa Indonesia akan selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, dan persatuan. Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dan menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang dirahmati dan diridai-Nya,” ujar Muzani.

  • Eddy Soeparno Berduka atas Berpulangnya Driver Gojek, Minta Aparat Dahulukan Keselamatan Masyarakat

    Eddy Soeparno Berduka atas Berpulangnya Driver Gojek, Minta Aparat Dahulukan Keselamatan Masyarakat

    Pimpinan MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyampaikan duka dan belasungkawa atas berpulangnya driver Gojek, Affan Kurniawan.

    Eddy mendoakan semoga Affan diberikan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan.

    Hal ini disampaikan Eddy di sela-sela menjadi narasumber dalam acara bedah buku Investigasi Belantara Izin di Hulu Migas di Gedung Nusantara I MPR RI.

    Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan, pihaknya membuka ruang dialog seluas-luasnya untuk menampung aspirasi dan kegundahan masyarakat.

    “Sesuai arahan Presiden yang disampaikan oleh Mensesneg, Prasetyo Hadi, bahwa ke depan penyampaian aksi berjalan kondusif dan juga terbuka menerima aspirasi dari masyarakat,” lanjutnya.

    Eddy mengimbau masyarakat yang melanjutkan aksi unjuk rasa untuk menjaga ketertiban dan keselamatan.

    “Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk selalu mendahulukan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

    Secara khusus, Waketum PAN ini meminta untuk tetap waspada jika ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi dan menimbulkan keonaran.

    “Mari kita selalu sigap dan menghindari segala bentuk provokasi dan keonaran,” tutup Eddy.

  • Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Kapolri Harus Tindak Tegas Pelaku

    Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Kapolri Harus Tindak Tegas Pelaku

     Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan (20), seorang driver ojek online (Ojol) yang tewas setelah ditabrak dan dilindas mobil Rantis Brimob saat terjadi aksi unjuk rasa. Dia meminta para pelaku ditindak tegas.

    “Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya sahabat Affan Kurniawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ungkap Abdullah dalam keterangan tertulis yang dikutip tonggakhukum.com/, di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

    Abdullah menegaskan bahwa insiden tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. Ia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menindak tegas anggota Brimob yang menjadi pelaku.

    “Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

    Ia juga mengingatkan kepolisian agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi demonstrasi. Menurutnya, tindakan represif hanya akan memperburuk suasana dan melukai kepercayaan publik.

    “Polisi harus melakukan pengamanan demo secara humanis dan tidak menggunakan kekerasan terhadap peserta aksi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat,” tegasnya.

    Di sisi lain, Abdullah mengimbau masyarakat yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia meminta peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis maupun merusak fasilitas umum.

    “Demonstrasi adalah hak konstitusional, tapi harus dijalankan dengan tanggung jawab. Jangan sampai merugikan masyarakat luas,” kata legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu.

    Seperti diberitakan, driver ojol Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

    Affan Kurniawan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dilindas mobil Rantis Brimob Polri, Namun nyawa Affan Kurniawan tak tertolong. Para driver ojol tidak terima dan menggeruduk Markas Brimob Kwitang. 

  • Lestari Moerdijat: DPR Segera Introspeksi Diri untuk Kehidupan Berbangsa yang Lebih Baik

    Lestari Moerdijat: DPR Segera Introspeksi Diri untuk Kehidupan Berbangsa yang Lebih Baik

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengajak para wakil rakyat melakukan introspeksi diri dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

    “Unjuk rasa ke DPR RI yang menimbulkan korban jiwa harus menjadi dorongan kuat bagi para wakil rakyat untuk segera melakukan introspeksi diri, apakah amanah yang dititipkan masyarakat sudah dijalankan dengan baik atau masih jauh dari harapan?” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8).

    Pada kesempatan itu, Rerie, sapaan akrab Lestari, menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang menjadi korban pada unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8) malam.

    Demonstrasi, demikian menurut Rerie, merupakan salah satu medium warga dalam menyampaikan pendapat. “DPR ke depan harus mampu membuat mekanisme agar utusan demonstran dapat diterima oleh DPR sehingga aspirasi mereka dapat langsung disampaikan,” ujar Rerie.

    Di dalam mekanisme itu, Polri dapat menjadi sahabat dua pihak, DPR dan pengunjuk rasa, yang berperan membawa serta mengawal utusan demonstran bertemu pimpinan DPR atau pihak yang ditugaskan.

    DPR kiranya harus sensitif dalam mengambil keputusan mengenai pendapatan atau fasilitas yang diterima dengan menimbang kondisi ekonomi rakyat. “Dalam hal ini, saya mendukung dibatalkannya anggaran pengganti fasilitas perumahan.”

    Anggota DPR harus pula lebih mawas diri dalam bermedia sosial serta lebih berempati terhadap masalah yang dihadapi rakyat.

    Berbagai kekurangan yang terjadi dalam menjalankan amanah yang dititipkan oleh rakyat, menurut Rerie, harus segera diperbaiki dalam upaya mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan.

    Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI, mengajak setiap anak bangsa untuk segera merajut kembali persatuan di tengah dinamika politik dan ekonomi global maupun nasional yang terjadi saat ini.

    Rerie berpendapat, dengan didasari semangat persatuan yang kuat diharapkan setiap anak bangsa mampu mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih konstruktif, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang lebih merata di tanah air.

  • Prabowo Subianto Targetkan Indonesia Jadi Pelopor Energi Bersih Dunia

    Prabowo Subianto Targetkan Indonesia Jadi Pelopor Energi Bersih Dunia

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia menjadi pelopor energi bersih dunia. Dirinya mematok target ambisius transisi menuju 100 persen pembangkitan listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) dalam kurun waktu 10 tahun atau lebih cepat dari target global 2060.

    “Kita harus genjot pembangunan pembangkit dari surya, hidro, panas bumi, dan bioenergi. Indonesia harus menjadi pelopor energi bersih dunia,” tegas Prabowo saat menyampaikan Pidato Presiden Republik Indonesia dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa subsidi energi harus adil dan tepat sasaran. Diketahui, RAPBN 2026 mengalokasikan Rp402,4 triliun untuk penguatan ketahanan energi nasional. Anggaran tersebut mencakup subsidi energi, insentif perpajakan, pengembangan EBT, serta penyediaan listrik desa.

    Langkah ini diharapkan mampu menekan ketergantungan pada energi fosil, menjaga harga energi tetap terjangkau, dan memastikan keberlanjutan pasokan bagi seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Prabowo pun menilai, percepatan transisi energi akan memberi keuntungan strategis bagi Indonesia, tidak hanya dalam mengurangi emisi karbon tetapi juga memperkuat daya saing industri nasional.

    “Rakyat kita, dari kota hingga desa, harus menikmati energi yang terjangkau dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Selain pembangunan pembangkit energi terbarukan, Prabowo juga berniat akan meningkatkan produksi minyak dan gas untuk menjamin ketersediaan energi selama masa transisi. Kebijakan ini, paparnya, akan dilengkapi dengan dorongan investasi sektor EBT dan pengembangan industri pendukung di dalam negeri agar nilai tambahnya tetap berada di Indonesia.

    Dengan arah kebijakan ini, pihaknya berharap Indonesia tidak sekadar mengikuti tren energi bersih global, akan tetapi bisa memimpin sebagai negara berkembang yang mampu mengubah struktur energinya lebih cepat dari negara maju, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dan sosialnya dirasakan merata di seluruh wilayah tanah air. 

  • Outfit Puan Maharani di Sidang 15 Agustus: Motif Hokokai dan Parang Simbol Anti-Penjajahan

    Outfit Puan Maharani di Sidang 15 Agustus: Motif Hokokai dan Parang Simbol Anti-Penjajahan

    Ketibaan Ketua DPR RI Dr. (H.E) Puan Maharani di Gedung Nusantara menjadi sorotan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR–DPD RI tahun 2025. Outfit Puan dalam momen ini adalah kebaya nuansa hijau lime berbalut selendang merah dengan bawahan motif bunga Hokokai dengan latar tanahan motif parang  dalam agenda rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

    Diketahui, motif Bunga Hokokai merupakan desain batik yang terinspirasi pada masa Indonesia dijajah oleh Jepang. Adapun selendang merah dipilih sebab menegaskan makna perjuangan anti-penjajah, mengingat sidang ini digear dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI.

    Selain itu, Puan pun memilih kain panjang Batik Tulis Pekalongan sebagai kain bawahannya. Kain batik ini berbahan sutra ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Dengan pilihan busana tersebut, dirinya tiba di Gedung Nusantara dengan menumpangi mobil Maung pada pukul 8.20 WIB.

    Ia pun sempat bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang datang sebagai salah satu tamu undangan. Keduanya masuk ke dalam ruangan bersamaan. Sidang tahunan dan sidang bersama ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah jajaran kabinetnya, serta tamu-tamu tokoh negara.

    Beberapa di antaranya seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, Wapres ke-13 Ma’ruf Amin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Mendes Yandri Susanto, Wamentan Sudaryono, Ketum Partai NasDem Surya Paloh.

    Sebagai informasi, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD ini. Sementara, Puan akan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan tamu undangan lainnya dalam Sidang Bersama DPR-DPD. Siang hari, Puan akan memimpin rapat paripurna DPR RI ke-1 tahun sidang 2025-2026.

    Dalam rapat paripurna tersebut, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato nota keuangan serta Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Pidato nota keuangan dan RAPBN 2026 merupakan pidato yang pertama kali akan disampaikan sejak menjabat sebagai Presiden.